Rindu Memetik Senar Gitar
September 3, 2007
Melihat teman-teman bermain gitar saat acara Wisata Kantor, membuat hati tertarik untuk bermain gitar. Mengingat sudah lama tidak bermain gitar, ingin rasanya jari-jari memainkan senar-senar gitar. Memainkan lagu favorit seperti lagunya bang iwan fals, lagunya Europe, lagunya Scorpion, lagunya koes+. Mengenal gitar semenjak SMP membuat susah sekali meninggalkannya. Alhamdulillah Allah beri taufik dan hidayah, sukses meninggalkan gitar, semenjak kuliah sampai sekarang, bukan perkara gampang, sedikit – sedikit meninggalkan musik, walaupun kadang-kadang sering dengar musik bukan “menyetel” musik dari komputer/laptop/hp/walkman. Rasululllah SAW “menyarankan” kita untuk tidak bermain alat musik seperti seruling, drum, alat musik yang ada senarnya, atau yang lain (Apa dalilnya? Bisa tanyakan kepada Ahlinya(ustadz/ulama) :> ). Sebagai umat Rasulullah, apa yang beliau katakan kita taati walaupun saya melakukannya secara bertahap-tahap.
Mengingat kisah sahabat Nabi, Ibnu Mas’ud r.a ketika bertemu dengan seorang pemuda Dzadzan yang sedang memainkan alat musik sambil melantunkan lagu (Kisah ini insyaallah akan dimuat), bermain gitar pun menjadi urung. Semoga Allah tetap memberi kekuatan kepada saya untuk menjaga adab dan tertib dimana pun, kapan pun, dan dengan siapa pun.
Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.
Entry Filed under: Obrolan Santai. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
Hayu Kurniasih | September 3, 2007 at 10:47 am
Kenapa dilarang??? Bukannya kemerduan bunyi dan suara merupakan ciptaan Ilahi sebagai suatu nikmat yang dirasa oleh indera pendengaran?
Hmmm…karena penasaran akan jawabannya iseng-iseng nyari trus nemu link ini http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/27735
Klo menurutku…sepanjang ga berlebihan it’s fine…yang penting ga bikin lupa sama kewajiban utama yaitu ibadah…setau aku hukum dasar dari semua urusan muamalah adalah boleh…jadi klo musik ga bikin lupa sama ibadah why not??? selain itu setau aku, menurut penelitian yang sudah banyak dilakukan, musik memberikan keseimbangan otak kanan dan kiri???
Regards,
Hayu
2.
fnurzaman | September 3, 2007 at 11:15 am
Halo Yu, gimana clientnya
Betul sekali, Yu
Itu masalahnya, kalau gua “nge-musik” cenderung lalai
Salam,